Serangan itu dilancarkan saat gerilyawan melancarkan serangan bom mobil terhadap satu instalasi militer di wilayah Turki Tenggara. Pemboman pada Kamis malam tersebut menewaskan tiga anggota pasukan keamanan dan melukai 24 orang di satu pos terdepan keamanan di dekat Kota Diyarbakit.
Seorang saksi mata Reuters mengatakan, instalasi tersebut mengalami kerusakan parah akibat ledakan di jalan raya antara Diyarbakir dan Kota Kecil Lice. Pasukan keamanan melakukan pengamanan ketat di daerah itu dan memasang layar untuk menyembunyikan lokasi tersebut.
Militer menyatakan, lebih dari seribu gerilyawan telah tewas di Turki Tenggara, yang kebanyakan warganya adalah orang Kurdi, sejak gencatan senjata 2,5 tahun ambruk pada Juli lalu. Hal ini memicu bentrokan paling sengit di wilayah tersebut sejak 1990-an.
Dalam kejadian paling akhir dalam serangkaian serangan udara di Irak Utara, jet F-16 dan F-4 militer Turki menghancurkan tempat persembunyian dan gudang amunisi PKK di Daerah Avasin dan Basyan pada Kamis sore. Pasukan keamanan juga menewaskan 24 petempur PKK pada Kamis di Kota Kecil Nusaybin, Sirnak dan Yuksekova di Turki Tenggara, di dekat perbatasan dengan Suriah, Irak dan Iran.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan lebih dari 300 anggota pasukan keamanan telah tewas. Sementara oposisi pro-Kurdi mengatakan ratusan warga sipil juga telah tewas dalam operasi militer yang ditingkatkan pada Desember.
Sumber : Antara n REPUBLIKA.CO.ID,
ikut berdiskusi pada "Serang Militer Turki Tewaskan 24 Militan Kurdistan"
Posting Komentar
Bagaimana pendapat anda tentang cara bisnis online dengan modal kecil sebagai penghasilan sampingan, kawan?