
Seperti dilansir AFP, Selasa (20/1/2015), dua warga Jepang yang disandera oleh ISIS bernama Kenji Goto Jogo dan Haruna Yukawa. Latar belakang dua orang ini sangat berbeda.
Goto adalah jurnalis lepas yang melaporkan pertempuran di Kota Kobane, Suria serta beberapa wilayah lainnya.
Lain hal dengan Yukawa, dia dikaporkan ditangkap di Suriah ketika tengah bersama kelompok oposisi Pemerintah Presiden Suriah Bashar Al-Assad. Dia ditangkap pada Agustus 2014 lalu.
ISIS meminta uang tebusan USD200 juta atau sekitar Rp2,5 triliun (Rp12.589 per USD) untuk kebebasan Goto dan Yukawa.
Dalam waktu 72 jam, ISIS mendesak agar uang tebusan tersebut segera dibayarkan. Tampak ancaman itu dilontarkan oleh Jihadi John, yang menjadi algojo dari warga asing yang sebelumnya disandera oleh kelompok militan ini.
Desakan pembayaran tebusan ini ditujukan langsung kepada Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. Hal tersebut merupakan tanggapan atas janji Abe untuk mengucurkan dana dengan jumlah yang sama untuk berperang melawan ISIS.
PM Abe pun mendesak ISIS segera membebaskan dua warganya. Abe mengaku sangat marah atas penyanderaan ini dan meminta mereka tidak disakiti dan segera dibebaskan.
ikut berdiskusi pada "WN Jepang yang Disandera ISIS, Sempat Ikut Perang di Suriah"
Posting Komentar
Bagaimana pendapat anda tentang cara bisnis online dengan modal kecil sebagai penghasilan sampingan, kawan?